ESAY DESKRIPSI DIRI

 

 

 

Nama peserta                                      : Ir. Edi Setyono, M.Pd.

Golongan/ Pangkat                             : Pembina Tk I / IV-b

Masa Kerja                                          : 29 Tahun 8 Bulan

Unit Kerja                                           : SMK Negeri 8 Jember

Judul Karya Inovasi Kepala Sekolah : QR Code Sebagai Inovasi Digitalisasi LISEDU Di SMK Negeri 8 Jember

 

Alasan mengambil Inovasi dengan judul “QR Code Sebagai Inovasi Digitalisasi LISEDU Di SMK Negeri 8 Jember” adalah Penulis ingin menerapkan suatu teknologi untuk mendukung program pendidikan lingkungan hidup atau LISEDU berbasis QR Code yang diharapkan akan meningkatkan pemahaman warga sekolah mengenai pentingnya memahami dan memaknai wacana lingkungan hidup dan kedepannya akan terbentuk kader konservasi lingkungan di sekolah.

SMK Negeri 8 Jember selama tiga tahun terakhir melaksanakan program dengan capaian perkembangan dibidang Sarana dan Prasarana di SMK Negeri 8 Jember yang cukup pesat dengan dilengkapinya alat-alat pembelajaran disetiap kompetensi keahlian dan dengan inovasi di tahun 2021 ini saya sebagai Kepala Sekolah memiliki rancangan pengembangan program tindak lanjut selama tiga tahun kedepan adalah

  1. Optimalisasi sarana dan prasarana pembelajaran dengan memaksimalkan pemanfaatan media QR Code
  2. Meningkatkan peran Bursa Kerja Khusus (BKK)
  3. Meningkatkan kerjasama dengan Industri Dunia Kerja (IDUKA)

Adapun data yang kami sajikan terkait output siswa SMA/SMK/PKLK adalah sebagai berikut:

NoIndikatorJumlah
1Jumlah siswa yang mandiri/ juragan usia sekolah40
2Keterserapan lulusan di industry/ instansi58
3Melanjutkan kuliah kemana
a. PTN10
b. PTS3
4Tidak terdeteksi/ menganggur411
Jumlah Siswa522

Dari data tersebut dapat digambarkan bahwa keterserapan lulusan di SMK Negeri 8 Jember untuk tahun 2021 di dunia kerja maupun pendidikan lanjutan yang lebih tinggi masih belum cukup maksimal mengingat kondisi saat ini sedang dalam masa pandemi.

Dengan kondisi tersebut dapat dinyatakan bahwa sekolah harus melakukan perencanaan yang berkelanjutan selama tiga tahun ke depan dengan melaksanakan program di tahun pertama yaitu optimalisasi sarana dan prasarana pembelajaran dengan memaksimalkan pemanfaatan media QR Code. Media QR Code yang saat ini hanya terfokus penerapannya pada tanaman, kedepannya juga akan diterapkan pada sarana dan prasarana pembelajaran disetiap kompetensi keahlian untuk menunjang proses pembelajaran yang akan berlangsung sehingga baik guru maupun peserta didik dapat memodifikasi suasana pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menarik.

Ditahun ke dua adalah dengan program meningkatkan peran Bursa Kerja Khusus (BKK). Peran BKK adalah memfasilitasi lulusan/tamatan sekolah untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidangnya. Keberadaan BKK di SMK sangat diperlukan bagi sekolah sebagai lembaga yang menyalurkan lulusan ke dunia kerja. Dengan ditingkatkannya peran BKK secara lebih optimal maka bisa menimbulkan dampak positif bagi sekolah untuk memenuhi permintaan tenaga kerja yang datang dari dunia usaha atau dunia industri (DU/DI).

Dan tahun ke tiga meningkatkan kerjasama dengan Industri Dunia Kerja (IDUKA). Komitmen jangka panjang yang saling menguntungkan antara sekolah menengah kejuruan (SMK) dengan Industri Dunia Kerja (IDUKA) menjadi syarat mutlak keberhasilan pendidikan vokasi. Mekanisme kerjasama SMK dengan IDUKA tergambar dari adanya kesepakatan kedua belah pihak dalam bentuk MOU untuk pelaksanaan prakerin. Kerjasama yang lain bisa berupa guestspeaker, pelaksanaan uji kompetensi, audiensi, dan seminar lainnya. Dengan adanya hubungan kerjasama yang baik ini, maka akan meningkatkan kompetensi lulusan pada SMK Negeri 8 Jember.

Demikian deskripsi diri kami susun. Semoga kedepannya program yang kami rencanakan dapat terlaksana dengan baik dan maksimal guna meningkatkan mutu SMK Negeri 8 Jember.

Written by