Berbagi Ilmu dengan Masyarakat, Kecamatan Semboro Bersama SMKN 8 Jember Adakan Pelatihan Hidroponik.

Jember, Saat ini keterbatasan lahan pertanian menjadi salah satu kendala seiring dengan meningkatnya pembangunan. Kendala lainnya yaitu masyarakat yang masih kurang paham tentang pengetahuan dan keterampilan dalam teknik cara menaman dengan metode lain tanpa harus memiliki lahan yang luas salah satunya yaitu budidaya tanaman dengan sistem hidroponik. Minimnya pengetahuan masyarakat mengenai hidroponik ini menjadi dasar pemerintah Kecamatan Semboro bekerja sama dengan SMKN 8 Jember untuk mengadakan pelatihan yang berlangsung pada Jumat (1/7) di balai desa Pondok Dalem Kecamatan Semboro Kabupaten Jember.

Para peserta yang hadir adalah karang taruna dan kader posyandu yang berasal dari  Desa Pondok Dalem dan Pondok Joyo Kecamatan Semboro. Kegiatan pelatihan dibuka langsung oleh Bapak Camat Semboro yaitu Bapak Ir. Okto Haryanto. Dalam sambutannya Bapak Okto berpesan agar para peserta serius dalam mengikuti kegiatan pelatihan ini sehingga ilmu yang didapat nantinya bisa diterapkan secara mandiri di rumah.

Bertindak sebagai pemateri yaitu ibu Desi Triyoga Ratri, S.P selaku guru Pertanian SMKN 8 JEMBER. Dalam penjelasannya Ibu Desi menyampaikan bahwa Hidroponik adalah suatu budidaya menanam dengan mamakai (memanfaatkan) air tanpa memakai tanah dan menekankan penambahan kebutuhan nutrisi untuk tanaman. “Kebutuhan air pada tanaman hidroponik lebih sedikit dibandingkan kebutuhan air pada budidaya dengan memakai media tanah”, lanjutnya. Maksud dilaksanakannya Pelatihan Hidroponik ini adalah untuk memberikan pengetahuan dasar teknik budidaya tanaman sayuran secara hidroponik yang dilakukan pada skala rumah tangga.

Tujuan dari dilaksanakannya Pelatihan Hidroponik Skala Rumah Tangga adalah untuk: (1) Memberikan Pengetahuan Dasar Teknik Budidaya Secara Hidroponik; (2) Memberikan Pengetahuan Berbagai Macam Sistem Hidroponik; (3) Memberikan Pengetahuan Dasar tentang Nutrisi Hidroponik; dan (4) Memberikan Pengetahuan tentang Analisa Usaha Budidaya Sayuran Hidroponik.

 

Pada Hari Sabtu (2/7) kegiatan pelatihan berlanjut dengan praktik yang dilaksanakan di laboratorium pertanian SMKN 8 Jember didampingi oleh tim pertanian SMKN 8 Jember yang terdiri dari guru dan toolman. Para peserta pelatihan terjun langsung untuk menyemai bibit selada dari awal yang diletakkan pada rockwool. Kemudian para peserta juga ditunjukkan benih yang sudah siap dipindahkan ke dalam netpot. Selanjutnya para peserta ditunjukkan penampakan selada yang sudah siap panen yang berusia sekitar 30-40 hari  dan langsung mempraktikkan cara memanen selada tersebut.

Para peserta pelatihan tampak antusias mengikuti pelatihan ini terbukti dengan aktifnya mereka saat sesi Tanya jawab dan pelaksanaan kegiatan praktik budidaya. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini para peserta bisa mengaplikasikan ilmu yang telah didapan dan bermanfaat bagi kemajuan masyarakat kedepannya. (Dny/Ens)

 

Untuk album selengkapnya bisa cek di IG resmi SMKN 8 Jember

 https://www.instagram.com/smkn8_official/

smk semboro

Written by